Hukum Trading Forex di Indonesia

  Bagi anda yang merasa penasaran terkait dengan adanya Hukum trading forex di Indonesia, dan pertanyaan ini juga sangat sering diajukan oleh para calon investor yang ingin mencoba mengawali kegiatan berinvestasi.

Maka dalam artikel ini sebelum memulai untuk membahas lebih dalam terkait dengan hukum trading forex di Indonesia , maka sebaiknya anda harus mengenali terlebih dulu terkait dengan arti perdagangan forex.


Mengenal Trading Forex

Trading mata uang atau terkenal dengan nama trading forex ini merupakan adanya sebuh transaksi pertukaran mata uang asing atau valuta asing yang biasanya akan dilakukan di pasar mata uang.

Di Indonesia sendiri adanya  Hukum Trading Forex di Indonesia  ini telah ada dan diatur dalam undang-undang serta juga menyesuaikan dengan adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pada umumnya kegitan trading forex ini diilakukan bertujuan agar bisa mendapatkan  sebuah profit dengan mentransaksikan pasangan terkait dengan mata uang tertentu yang menyesuaikan dengan apa yang dipilih.

Hukum forex dalam Islam

Dalam Islam sendiri telah melihat dan memandang bahwasanya dengan adanya sebuah perdagangan mata uang atau forex akan terjadi sebab adanya banyak sekali kebutuhan yang berasal dari adanya pasar global agar dapat memenuhi kebutuhan negara yang bervariasi dan berragam.

Selain itu, trading forex dalam Hal ini juga telah sesuai dengan adanya sebuah buku Masail Fiqhiyah yang telah ditulis oleh ahli fiqih yang bernama Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang juga mengungkapkan bahwa bila suatu perdagangan valas diperbolehkan dalam hukum Islam.

Kegiatan Trading forex inipun juga sudah dianggap halal sebab suatu produknya yang telah diperjualbelikan ini sudah jelas terkait dengan wujud dan nilainya, yaitu mata uang asing.

Kegiatan Trading Forex juga akan berbeda dengan adanya riba dan murni hasil dari sebuah transaksi jual beli sebab trading forex ini memperjualbelikan terkait dengan mata uang dan bukan merupakan meminjamkan uang dengan mengharapkan kembalian yang lebih.

Dalam hal ini MUI juga telah menghalalkan adanya kegiatan trading forex yang berjenis SPOT yang mana dalam SPOT tersebut adanya sebuah pembelian dan penjualan instrumen keuangan, komoditas, sampai dengan aset lain yang dilakukan dengan adanya pembayaran tunai maupun pembayaran secara langsung.

Sehingga Pasar ini biasa disebut dengan pasar tunai sebab terjadi perdagangan secara langsung yang ditukar dengan aset.

Hukum Trading Forex Menurut MUI

Adapun Fatwa Dewan Syari’ah Nasional nomor 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) telah menyebut dan menetapkan bahwa adanya transaksi jual beli mata uang ini pada dasarnya telah  diperbolehkan dengan adanya ketentuan sebagai berikut ini :

1. Transaksi jual beli mata uang pada dasarnya telah diperbolehkan

Melihat dari pernyataan  fatwa MUI, bahwa adanya kegiatan transaksi jual beli mata uang sebenarnya boleh dilakukan selama kegiatan tersebut telah memenuhi kriteria yakni sebagai berikut:

·         Tidak dipergunakan sebagai kegiatan spekulasi (untung-untungan)

·         Adanya suatu kebutuhan transaksi atau digunakan untuk berjaga-jaga (simpanan)

·         Jika kegiatan transaksi telah selesai saat dilakukan terkait dengan mata uang sejenis maka nanti nilainya harus sama  persis dan dilakukan secara tunai.

·         Jika berlainan jenis tentu harus dapat dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang sedang berlaku pada saat melakukan kegiatan transaksi  dan harus dilakukan secara tunai.

2. Jenis-jenis kegiatan transaksi valuta asing

Di bawah ini terdapat beberapa jenis kegiatan transaksi valuta asing dan juga beserta hukumnya menurut Islam:

1. Transaksi spot

Transaksi spot merupakan sebuah transaksi pembelian dan penjualan valuta asing (valas) yang bertujuan untuk melakukan penyerahan pada saat itu Juga atau bisa dikatakan bahwa penyelesaiannya paling lambat dilakukan dalam jangka waktu dua hari.

Hukum Dari adanya kegiatan ini adalah boleh sebab dirasa  tunai,.

2. Transaksi forward

Transaksi Forward merupakan sebuah transaksi pembelian atau penjualan valas yang  nilainya telah dicantumkan dan disepakati pada saat ini dan juga telah diberlakukan untuk waktu yang akan datang Yaitu kisaran  2 x 24 jam sampai sekitar waktu  satu tahun yang diperlukan.

Demikian artikel terkait dengan Hukum Trading Forex di Indonesia.

About admin

Check Also

Mengenal Istilah Spread Forex Pada Pasar Saham

Mengenal Istilah Spread Forex Pada Pasar Saham – aplikasi dan laman trading saham terpercaya yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *